Selasa, 14 Mei 2013


KASUS KEMBAR SIAM LORI DAN DORI/REBA/GEORGE SHAPPELL

            Fenomena kembar siam banyak terjadi di dunia. Salah satunya adalah kembar siam George dan Lori Schappell. Kembar monozygotic ini telah hidup bersama selama ± 50 tahun. Secara biologis  kembar siam asal Pennsylvania, Amerika Serikat ini lahir dengan 30 persen jaringan lobus frontal otak menyatu dan pembuluh darah kritis, dan dikarenakan kondisi tersebut mereka tidak dapat dipisahkan melalui operasi. Lori terlahir dengan kondisi tubuh yang baik, sementara George menderita spina bifida yang membuatnya harus duduk di kusi roda untuk membantu dirinya.

Secara genetis, mereka adalah sama yaitu kembar monozygotik (identik) dimana kembar monozygotik selalu berkelamin sama. Namun, pada kasus ini, salah satu anak kembar menyatakan bahwa dirinya adalah seorang pria (George). Dan keadaan tubuh anak kembar tersebut menyatu, dikarenakan zigot dari bayi kembar gagal terpisah secara sempurna. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti mengonsumsi obat penyubur dan kurangnya nutrisi saat di dalam kandungan.

Jika ditinjau dari segi biologisnya. Mereka berdua terlahir sebagai seorang wanita, tetapi hormon testosteron yang berada dalam tubuh George lebih tinggi menyebabkan ia merasa bahwa ia seorang pria. Sehingga ia memiliki kepribadian yang maskulin dan terdapat banyak poster musik di kamarnya. Hingga dewasanya ia bekerja sebagai seorang penyanyi country internasional dan memenangkan banyak penghargaan. Salah satunya Award LA Music for The Best New Artist Country

Dalam lingkungan mereka sehari-hari mereka tinggal di suatu lembaga kesehatan, dimana mayoritas pasiennya menderita cacat mental yang parah. Dikarenakan pengadilan menganggap bahwa orangtua mereka tidak bisa merawat. Saat mereka tinggal di lembaga tersebut, mereka merasa bahwa oranglain menganggap mereka abnormal, tidak dapat melakukan rutinitas sebagaimana yang dilakukan orang normal. Namun, mereka membantah itu. Mereka merasa bahwa mereka normal secara pemikiran dan perasaan selain dari fisik. Itu sebabnya pada saat mereka menginjak usia 21 tahun, mereka berjuang untuk mendapat HAM (hak pendidikan) . Dan mereka berhasil.  Mereka menunjukkan pada dunia bahwa mereka independen dan di apartemen mereka sendiri saja mereka memiliki kamar sendiri (menggunakan tirai untuk memisah kamar).

Kesimpulan : Bahwa secara genetis mereka adalah kembar monozigot (identik) jadi memiliki jenis kelamin yang sama. Namun keadaan tubuh mereka tidak sempurna (menyatu). Dan secara biologisnya salah satu dari kedua kembaran yaitu Dori/Reba/George menyatakan bahwa dirinya adlah seorang pria. Faktor ini dapat disebabkan oleh hormon testosteron yang dimiliki Dori/Reba/George sangat tinggi daripada hormon progesteron dan estrogen yang dimiliki oleh wanita sejatinya. Sehingga ia merasa terjebak di dalam tubuh wanita. Sehingga dalam lingkungan, terlihat jelas bahwa mereka memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Lori yang berkelamin wanita lebih menyukai kamar yang gerly dan berwarna dari pada George yang lebih suka model maskulin dan bayak poster musik dalam kamarnya. Mereka juga memiliki hobi dan pekerja yang berbeda. Lori menyukai bowling serta banyak menjuarai ajang bowling dan ia bekerja sebagai pegawai Laundry di rumah sakit, sedangkan George menyukai musik. Terutama musik country, ia bekerja sebagai seorang penyanyi country internasional dan telah banyak memperoleh penghargaan. Salah satunya adalah Award LA Music for The Best New Artist Country.

Terlahir dengan kembar siam tidak membuat mereka merasa terasingkan, melainkan mereka adalah pejuang HAM. Mereka sangat ingin diperlakukan sama dengan manusia normal lainnya. Lingkungan membuat mereka kuat dan independen.

               

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar