Jumat, 15 Maret 2013

Liking and Loving


  Cinta adalah emosi dasar manusia, tetapi memahami bagaimana dan mengapa hal itu trjadi bukanlah hal yang mudah. Bahkan, untuk waktu yang lama, para ilmuawan beranggapan bahwa cinta hanyala sebuah ilmu yang tidak dapat dimengerti. Tetapi, janga khawatir, kita tetap bisa memahami apa itu cinta. Ada 4 teori yang membahas tentang cinta dan perbedaan antara suka (menyukai), dan ikatan emosional. Mari kita simak :

1.      Suka VS Cinta

Psikolog zick Rubin menjelaskan bahwa cinta yang romantis terdiri dari tiga unsur , yakni : ketertarikan (attachment), peduli (caring), dan keintiman (intimacy). Ketertarikan adalah kebutuhanuntuk menerima perkatian dan kontak fisik dengan orang lain. Kepedulian (caring) adalah kemampuan yang anda miliki untuk memberikan kebahagiaan kepada oranglain.sedangkan keintiman (intimacy) mengacu pada kebutuhan untuk berbagi pemikiran, keinginan dan perasaan kepada orang lain.

     Berdasarkan defenisi tersebut, Rubin merancang skala tentang menyukai dan mencintai (Rubin Scales of Liking Dan Loving). Skala ini menjelaskan apakah seseroang itu mencintai atau hanya sekedar menyukai seseorang. Dalam sebuah studi , Rubin meminta sejumlah responden untuk mengisi skala , berdasarkan bagaimana perasaan mereka kepada pasangan atau teman mereka. Hasil penelitian menunjukkanbahwa perasaan terhadap teman memiliki skor tinggi pada skor menyukai dan perasaan terhadapa pasangan memiliki nilai tinggi pada skala mencintai

 

Cinta bukanlah konsep yang konkretdan karena itu, sulit untuk diukur. Namun, Rubin’s scales of liking and loving menawarkan cara untuk mengukur perasaan cinta yang kompleks

 

2.      Kasih sayang VS Gairah

Menurut Professor psikologi Universitas Hawaai, Elaine Hatfield, ada dua tipe dasar cinta, yaitu cinta kasih sayang(compassionate love) dan gairah cinta (passionate love). Cinta kasih sayng ditandai dengan adanya saling ketertarikan , saling menghormati, menghargai, kepedulian dan kepercayaan. Kasih sayang biasanya tumbuh dan berkembang dari perasaan saling pengertian dan rasa saling menghargai satu sama lain. Sedangkan cinta yang dilandasi gairah (passionate love) ditandai dengan emosi yang inten , daya trik seksual, kecemasan dan afeksi. Ketika cinta terbalaskan , orang merasa bahagia dan senang. Namun, jika tidak terbalik justru sebaliknya


 Hatfield menunjukkan bahwa cinta yang didasari oleh gairah adalah fana , karena dipengaruhi oleh fungsi fisiologis manusia. Seperti anda merasa bergairah jika berada di depan wanita cantik atau lelaki keren. Menurut Hatfield idealnya cinta adalah hubungan yang menggabungkan antara kenyamanan, kasih sayang, dan gairah itu sendiri. Sehingga hubungan antara pasangan akan bertahan lama dan terhindar dari masalah selingkuhmaupun penceraian

 TEORI RODA WARNA TENTANG CINTA

 Pada tahun1973, John Lee pada buku klasiknya The Color Of Love, menganalogikan tipe cinta dengan teori tentang roda / lingkaran warna , yakni tentang ketertarikan antara warna-warna primer, warna sekunder dan warna komplementer . sama seperti ada tiga warna utama, lee menjelaskan bahwa ada tiga tipe uatama dari cinta yaitu : Eros, Ludos, dan Storge. Eros adlah perasaan cinta kepada seseorang yang dianggap paling ideal. Ludos menganggap cinta sebagai sebuah permainan , sedangkan storfe menganggap cinta sebagai sebatas persahabatan.

 Sama halnya denga analogi color wheel, cinta juga merupakan kombinasi antara eros, ludos dan storge . kombinasi tersebut antara lain :

1.      Mania (eros + ludos) = cinta yang obsesif

2.      Pragma (ludos+storge) = cinta yang realistis dan praktis

3.      Agape (eros + storge) = cinta tanpa pamrih (selfless love)

 
TEORI SEGITIGA TENTANG CINTA
Cinta segitiga yang dimaksud disini bukan yang sering kita dengar , adanya pihak ketiga dalam sebuah hubungan. Melainkan tiga komponen cinta ( triangular theory of love) menurut Robert Sternberg bahwa ada tiga komponen cinta , yaitu :keintiman 9intimacy), gairah (passion), dan komitmen (commitment).

1.      Keintiman yang meliputi perasaan ketertarikan, keterhubungan,dll
2.      Passion yang meliputi antara cinta yang romantis dan daya tarik seksual
3.      Komitmen yang meliputi keputusan untuk tetap bersama dalam waktu yang panjang.
4.      Sternberg memperkenalkan cinta yang sempurna (consummate love) untuk menggambarkan kombinasi keintiman, gairah, dan komitmen. Hubungan yang dibangun pada dua individu akan lebih sempurna jika didasarkan pada kombinasi ketiganya. Meskipun begitu sternberg menyangsikan adanya cinta sempurna didunia ini, bagaimana dengan anda?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar